Langkah Nyata Menuju Kampus Riset Unggul: UM Bima Panen Hibah dan Prestasi Nasional

KOTA BIMA. Universitas Muhammadiyah Bima kembali menegaskan eksistensinya sebagai kampus yang terus bergerak menuju keunggulan riset melalui capaian membanggakan di tingkat nasional. Pada tahun 2026, sebanyak 30 proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berhasil meraih pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Capaian ini mencakup berbagai skema strategis, mulai dari Penelitian Fundamental Reguler (PFR), Penelitian Dosen Pemula (PDP), Penelitian Tesis Magister, hingga program Pengabdian kepada Masyarakat dan penelitian terapan berbasis luaran prototipe. Tidak hanya itu, UM Bima juga mencatatkan prestasi sebagai salah satu perguruan tinggi dengan penerima hibah publikasi bereputasi terbanyak di lingkungan LLDIKTI Wilayah VIII, sebuah pengakuan yang semakin mengukuhkan posisi kampus dalam peta akademik nasional.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa budaya riset di lingkungan UM Bima tidak hanya tumbuh secara kuantitas, tetapi juga semakin matang dalam kualitas dan relevansi. Berbagai topik penelitian yang diusung para dosen mencerminkan keberpihakan pada isu-isu strategis, mulai dari penguatan ekonomi lokal, inovasi teknologi, hingga pengembangan nilai-nilai kearifan lokal berbasis keilmuan. Riset tidak lagi berhenti sebagai dokumen akademik, melainkan diarahkan menjadi solusi konkret yang mampu menjawab tantangan masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Progres luaran dari program hibah publikasi bereputasi dan Hibah RisetMu Batch IX di lingkungan Universitas Muhammadiyah Bima menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi internal, sekitar 90% luaran penelitian telah berhasil dipublikasikan pada jurnal bereputasi internasional yang terindeks mulai dari Q1 hingga Q4, mencakup beragam bidang keilmuan seperti pendidikan, teknologi, kesehatan, hukum, hingga studi keislaman. Capaian ini tidak hanya mencerminkan tingginya produktivitas akademik dosen, tetapi juga menunjukkan peningkatan kualitas riset yang mampu bersaing di tingkat global. Keberhasilan ini sekaligus menjadi indikator bahwa program pendanaan yang diterima benar-benar dikelola secara optimal dan berorientasi pada luaran yang terukur, berdampak, serta berkontribusi dalam memperkuat reputasi akademik universitas di kancah nasional maupun internasional.

Sebagai bentuk komitmen terhadap mutu pelaksanaan program, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Bima juga menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal pada 16 April 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan bahwa seluruh penerima hibah melaksanakan program sesuai dengan rencana, target luaran, serta standar kualitas yang telah ditetapkan. Melalui proses evaluasi ini, LPPM tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan pendampingan agar setiap program benar-benar menghasilkan dampak yang optimal.

Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Bima juga berhasil meraih pendanaan dalam Program Bestari Saintek Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Berdasarkan pengumuman resmi Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi nomor 125/DST/D.D4/AL.04.02/2026, proposal berjudul PA’I PIRI NAIK KELAS: INOVASI JAMU TRADISIONAL BIMA BERBASIS LIVING LAB UNTUK PENGUATAN UMKM HERBAL DAN EKONOMI KREATIF LOKAL  dinyatakan lolos hingga tahap proposal penuh. Program ini mengusung pendekatan living lab yang melibatkan kolaborasi antara peneliti, masyarakat, dan pelaku usaha untuk mengembangkan jamu tradisional menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Tim peneliti dipimpin oleh Muh. Zulkarnaen, M.A. bersama anggota Muhammad Rasyad Al-Fajar, M.E., Muhammad Zia Ulhak, M.E., Aris Iwansyah, M.PH., Syarif Hidayatullah, M.H., dan Aga Rahmatullah, S.Kom., dengan komitmen menghadirkan riset yang tidak hanya inovatif secara akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi kreatif lokal.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bima, Ilyas Sarbini, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian yang diraih para dosen. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, konsistensi, dan semangat kolaborasi seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya riset yang kuat. Ia menegaskan bahwa capaian ini harus menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan memperluas dampaknya bagi masyarakat. “Ini bukan sekadar prestasi, tetapi langkah awal untuk menjadikan UM Bima sebagai kampus yang benar-benar unggul dalam riset dan inovasi,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Rektor UM Bima Dr. Syamsuddin, S.H., M.H yang menilai bahwa capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam daya saing akademik dosen di tingkat nasional. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam menghasilkan riset berkualitas serta mendorong kolaborasi lintas disiplin agar luaran penelitian semakin inovatif dan aplikatif. Dengan dukungan kebijakan dan ekosistem akademik yang terus diperkuat, UM Bima optimis dapat melahirkan lebih banyak karya ilmiah yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa Universitas Muhammadiyah Bima terus melangkah maju dalam membangun tradisi akademik yang unggul, adaptif, dan berdampak. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang terus dijaga, UM Bima menegaskan komitmennya untuk menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan zaman serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *